Pages

Kamis, 21 April 2011

Simponi Pagi


Adzan subuh mengumandang....kukerjapkan kedua mataku, perlahan kugerakkan tubuhku kurasakan dingin terasa diantara ujung jari kakiku tak kala selimut sedikit tersingkap, memaksaku untuk membuka mata dari tidur panjangku. Huahhhemm...rasanya masih mengantuk pagi ini. Tapi kalau tidak karena pesonamu aku akan menunda bangun pagiku saat ini. Kubangkit dari ranjangku dan melangkah untuk mengambil wudzu sebelum akhirnya kutunaikan kewajibaku kepada sang khaliq. Rasa syukur yang tak terhingga atas semua nikmat yang tlah diberikan kepada hambanya ini

Kubuka jendela kamarku...Sisa kegelapan masih terbentang di depan mataku, namun tidak berselang lama sisa kegelapan malam berangsur hilang menjadi semburat emas terpendar...di langit timur. Sang Dewi Rembulan juga telah pergi ke peraduannya setelah semalaman terjaga dan membiarkan Sang Ratu Matahari dengan malu-malu mulai menampakkan diri. Butiran embun pagi bergulir indah diatas dedaunan yang kadang berkilauan saat sinar Ratu Matahari terpantul elok membungkusnya.....Burung-burung bergelayut manja diantara ranting dedaunan...saling menyapa dengar kicauannya.

Subhanallah.....kata terucap dariku akan keindahan simponi pagi ini...Engkau hadirkan simponi pagi yang indah ini didepan mata telanjangku tanpa sehelai benangpun menghalagi mata ini menikmatinya...(duhhh...lebay banget ya....)sinar matahari menerobos dedaunan menyapa lembut wajahku, kehangatan kurasakan menelusuri di setiap urat-urat nadiku, mengalir menuju ruang hatiku. Ohhh....rupanya aku telah jatuh cinta pada simponi pagi saat Ratu Matahari tersenyum malu di langit timur.

Setelah kemarin aku jatuh cinta pada senja yang selalu menemaniku mengurai apa yang telah kulalui sebagai kewajibanku menapaki waktu, ternyata kini aku juga telah jatuh cinta pada Simponi pagi yang memberiku semangat untuk melaksanakan segala kewajibanku menapaki waktu hari itu. Kalau senja bisa memberikan aku ketenangan maka simponi pagi memberiku semangat menjalankan kewajibanku. Semoga aku masih bisa selalu bertemu senja dan simponi pagi selamanya...

Yach...beginilah shobat...kayaknya beberapa hari ini agak erorr postingannya....(halahhhh PD abizz...) padahal dari kemarin gak ada postingan yang gak penting dan bermutu....but it’s okey.....namanya juga lagi belajar menulis...he..he..he.. (membesarkan hati sendiri hehhehehe)...ngabur agh.....(malu.com).....

Share

2 komentar:

SUKMA mengatakan...

Ngeliat foto dan baca postingannya kerasa sejuknya pagi itu...

Arief Bayoe Sapoetra mengatakan...

Anyes...... kerasa sejuk + nyaman....hehehehe

Posting Komentar

Mohon maaf jika komentar yang shobat tulis harus saya moderasi, Namun saya mohon sudi kiranya untuk meninggalkan komentar di postingan saya ini....

 
Copyright 2009 Tarian Jemari. Powered by Blogger
Blogger Templates created by Deluxe Templates
Wordpress by Wpthemescreator
Blogger Showcase