Pages

Kamis, 21 April 2011

Memeluk Bulan

Kau bukanlah untukku
Meski ku tahu
Ku menyayangimu

Cinta tak mungkin terjadi
Diantara kita berdua

Dirimu kini telah bersamanya
Begitu pula aku telah memilikinya

Kini ku sadari rasa ini tak mungkin
Dapat terwujud dalam kisah kasih kita
Kini ku mengerti tulus cinta ini
Hanyalah mimpi panjang yang tak pernah usai

Karena ‘tuk bersamamu
Bagaikan berharap memeluk bulan
Karena ‘tuk bersamamu
Bagaikan berharap memetik bintang

Lagu Rossa ini akhirnya menemani hari-hari sepi ini. Terdengar jelas mengalun di gendang telingaku . Aku bangkit dari dudukku kemudian berdiri dalam gelap malam seorang diri. Menyelami asaku dan mengurai satu persatu peristiwa yang telah lalu. Kutatap pekatnya langit berharap kutemukan apa yang kucari disana. Namun semua sia-sia belaka karena hanya ada hamparan langit gelap sebatas mata ini memandang.

Kutarik nafas dan menghempaskan perlahan. Yach...hanya hembusan nafasku saja kiranya yang kudengar. Sepi dan sunyi kurasakan, kucoba menikmatinya sebagai keindahan. Sesekali angin yang membalut malam ini menyapaku. Namun semua tak membuatku untuk beranjak pergi dari tempat ini. Sesekali kudengar kembali lagu rossa masih mengalun indah terdengar olehku. Kucoba menikmati seluruh lirik lagu itu dan kupadukan dengan kesunyian ini.

Kukatupkan kelopak mata ini, kembali asaku berkecamuk sampai akhirnya kurasakan sesuatu yang basah mengalir lembut di pipiku. Tanpa sadar air mata meleleh seiring berakhirnya alunan lagu itu. Kembali kutarik nafas...kunikmati mngealir disetiap aliran darahku....

Akhirnya kuhanya bisa bergumam...Ya Rob...apa yang telah terjadi..dengan kehampaan dan kesunyian ini...dimanakah sang dewi bulan yang kunanti...sampai kapankah aku bisa memeluk bulan..karena aku telah merindunya Ya Rob......

Tulisan ini terinspirasi dari bulan purnama yang kunikmati 2 malam yang lalu...karena keindahannya maka kucoba untuk menuliskan ini dalam sebuah postingan yang gak penting ini.

Share

1 komentar:

Hariyanti Sukma mengatakan...

Nice posting .... sptnya lagi cerita sendu nich ...hehehhehe....

Posting Komentar

Mohon maaf jika komentar yang shobat tulis harus saya moderasi, Namun saya mohon sudi kiranya untuk meninggalkan komentar di postingan saya ini....

 
Copyright 2009 Tarian Jemari. Powered by Blogger
Blogger Templates created by Deluxe Templates
Wordpress by Wpthemescreator
Blogger Showcase