Pages

Rabu, 13 April 2011

Kekuasaan

Sesaat ku termangu mendengar suara² mu…
Kelembutan sirna saat kau menjadi yang sekarang...
Apakah dengan yang kau punya saat ini kau harus begitu....
Tak adakah kelembutan dan pengetianmu...
Lelah rasanya kuharus mendengarnya....
Haruskah dengan seperti ini..

Waktu yang tlah lama kita lalui bersama...
Ternyata tak mengubahmu dalam kelembutan..
Suara tinggi dan sengak selalu kau lontarkan
Untuk memenuhi segala keinginanmu....
Mengobati kepuasan batinmu.....


Sadarlah...hai manusia...
Semua tak harus dengan seperti ini...
Gunakan logika pikirmu....
Kelembutan sikapmu akan membuatku...
Melakukan apa yang kau inginkan dariku...


Semua yang kita punya saat ini sebenarnya hanyalah titipan dari-NYA semata. Jangan karena Harta, Jabatan, Pangkat atau semua kenikmatan dapat membutakan kita untuk bisa menghormati sesama. Keangkuhan dan Kekuasanaan tidaklah kekal abadi. Jangan sampai semua itu menjadikan patokan kita untuk menguasai orang yang ada dibawahnya.Bahkan dengan berkata ketus, keras atau kasar kepada orang lain, karena ada jalan yang lebih indah dari kekerasan yaitu kelembutan.


Share

4 komentar:

Irly mengatakan...

Kalo watak dah susah y mbak...padahal kl pake cara halus permintaannya bakal lebih mudah dpenuhi...

Arief Bayoe Sapoetra mengatakan...

Wah puisi yang keren mbak..... kekuasaan memang sering membuat segilintir orang lupa,berleha-leha,semena-mena dengan jabatanya padahal itu hanyalah secuil titipan dari Allah yang amanahnya harus benar-benar terlaksana karena akan dipertanggung jawabkan kelak...:)

Itik Bali mengatakan...

Kalo kasar tentu aja nggak akan dapet apa yang dimau
kadang nggak sadar kalo kelembutan sikap itulah yang justru membuat lulu seseorang ya mbak..

eh..mbak Nyit dari Madiun ya?
ibuku juga orang Madiun lho..

Nyitnyit mengatakan...

Mb Irly >> iyah mbak memang kalau sudah watak susah..tapi kita juga ikut susah mbak...
Mz. Arief >> andaikan mereka menyadari akan pertanggung jawabannya kepada alloh mz...
Mb Itik >> padahal aku nieh suka yg lembut ljo wehhehehe
IYA betul mbak aku dari madiun...

Posting Komentar

Mohon maaf jika komentar yang shobat tulis harus saya moderasi, Namun saya mohon sudi kiranya untuk meninggalkan komentar di postingan saya ini....

 
Copyright 2009 Tarian Jemari. Powered by Blogger
Blogger Templates created by Deluxe Templates
Wordpress by Wpthemescreator
Blogger Showcase