Pages

Senin, 28 Maret 2011

Banjir

Hujan turun lagi membasahi bumi ini, cuaca saat ini memang tidak menentu. Terkadang cuaca cerah dan panas..tapi tiba-tiba saja bisa langsung mendung dan hujan turun dengan derasnya. Seperti sore itu saat menjelang menit-menit akhir dikantor waktunya mau pulang kerja hujan turun dengan derasnya. Keadaan itu membuat aku was-was karena dirumah sedang tidak ada orang. Maklumlah kalau hujan deras rumah rawan terkena banjir. Apalagi saat itu hujan turun dengan derasnya dibarengi dengan petir menyambar-nyambar. Kalau sudah seperti itu aku tak bisa berbuat apa-apa, aku tak berani nekat pulang naik motorku. Kalau saja hujan deras tak disertai dengan petir aku masih berani nekat , tapi kalau sudah ada petirnya aku tak berani menerjang derasnya hujan.

Akhirnya kuputuskan untuk menunggu hujan reda. Lumayan lama juga aku menunggu hujan reda. Pikiranku sudah tak karuan memikirkan kondisi rumah.Takut kalau kebanjiran yang dulu terulang kembali. Selang beberapa lama hujan sudah sedikit reda walau belum reda bener, tapi petir dan kilat sudah tidak ada. Kuputuskan saja saat itu aku nekat pulang saja dengan menggunakan jas hujan menaiki motor bututku. Semoga saja motorku juga tidak mogok dijalan kalau kena genangan air. Disepanjang jalan kuberdoa terus semoga aku bisa selamat sampai dirumah tak ada halang rintang apapun.

Alhamdullilah setelah menerobos hujan sekitar kurang lebih 20 menit dalam perjalanan akhirnya sampai juga di dekat perumahan tempat rumahku. Namun aku terkejud ternyata benar adanya. Hujan yang mengguyur dengan derasnya lumayan membuat tampungan air disekitar perumahanku. Begitu memasuki jalan gang-gang menuju rumahku aku menerobos genangan air di jalan gang-gang tersebut. Lumayan tinggi juga air yang menggenangi jalanan. Yang paling parah terutama jalan didepan blok rumahku. Percuma aku makai jas hujan toh pada akhirnya basah semua juga bajuku.
Dengan motorku pelan tapi pasti aku menuju jalan di blok dimana letak rumahku berada. Tingginya air membuat motorku seperti membelah air, sehingga air yang terbelah muncrat ke atas disisikana kiriku. Tapi aku masih bersyukur karena ternyata air tidak sampai masuk rumah. “Alhamdullilah”...rumahku gak kebanjiran. Cuma jalan di depan rumah saja yang kebanjiran.

Tengoklah kondisi jalan depan rumahku kalau sudah hujan....



Lumayanlah....kondisi seperti itu membuat kami malas untuk pergi kemana-mana. Biasanya kalau sudah begini aku dan suamiku Cuma bisa bengong atau kalau nggak nonton tv. Kalau mau pergi keluar rumah harus berbasah-basah..jadi malas rasanya. Kondisi yang demikian akan selalu kami alami selama musim hujan. Hal tersebut disebabkan karena rendahnya letak perumahan kami. Kalau dilihat dari jalan diluar perumahan kami akan nampak jelas kalau bangunan-bangunan yang ada pada perumahan kami seperti rumah di cekungan wadah. Belum ditambah masalah lain yaitu saluran air yang rendah dan sempit, membuat tidak bisa menampung debit air membuat air luber kejalanan.

Yang kasihan lagi bagi tetangga-tetanggaku yang rumahnya masih standar belum direnovasi. Dengan keadaan yang demikian tadi air dengan mudahnya masuk kerumah-rumah mereka. Akibatnya rumah tak bisa ditempati, anak-anaknya pada rewel membuat mereka meninggalkan rumahnya untuk mengungsi ketempat sudaranya. Yach..beginilah teman-teman kondisi lingkungan rumahku kalau sudah musim hujan. Semoga ini tidak terjadi ditempat teman-teman.

Share

4 komentar:

Hariyanti Sukma mengatakan...

Banjir .... sptnya lagi tren nih, dimana2 banjir, daerah yg biasanya gak pernah banjir, eh kebagian juga, duh ... udah terlalu banyak kesalahan kita terhadap alam, sehingga dia tak mau lagi berdamai dgn kita nih.

pitzputz mengatakan...

ini hujan pas kapan sih mba? perasaan senin kemaren ge deres2 amat...kok bisa banjir ya, drainasenya mungkin kurang apik *dikemplang* kaya saia aja developernya yak hehehe

catatan kecilku mengatakan...

Kebanjiran lagi to ternyata? untung aja gak masuk rumah ya?

Nyitnyit mengatakan...

Mb Sukma ► hehehe iya mbak sukma tapi kalau ditempatku sudah langganan koq mbak...
Pitz ► Ya pas hujan sebentar tapi deras itu..lha tempatku hujan biasa wae..mesthi banjir jalannya pitz....kalau soal drainase emang betul...
Bu reni ► Yach begitulah bu rens...ya alhamdullilah gak masuk rumah bu rens...kalau masuk bisa kerja bakti nguras lumpur hehehe....

Posting Komentar

Mohon maaf jika komentar yang shobat tulis harus saya moderasi, Namun saya mohon sudi kiranya untuk meninggalkan komentar di postingan saya ini....

 
Copyright 2009 Tarian Jemari. Powered by Blogger
Blogger Templates created by Deluxe Templates
Wordpress by Wpthemescreator
Blogger Showcase